Mungkin
ini udah jadi yang kesekian kalinya. Aku digosipkan berpacaran dengannya. Tapi
kenyataannya,hingga waktu yang sekarang berdetik. Aku masih stay dengan status
single ak,dan berteman dengan dia. Ntah apa sebabnya,disaat aku dekat dengan
seseorang yang memiliki banyak penggemar. Aku langsung digosipkan berpacaran
dengannya. Kecuali Luqas,dia adalah cowok popular disekolahku. Tapi,disaat aku
dekat dengannya. Aku tidak akan pernah dikatakan pacaran. Karna orang-orang
pada tau,kalau dia adalah abang aku. Bagiku dia abang angkat aku, tapi dia mau.
Aku menganggap dia,sebagai abang kandungku sendiri. Ya….,apa boleh buat. Aku
pun menurutinya. Dan aku pun memanggilnya dengan sebutan ‘Abang’ tepatnya.
‘Bang LUQAS’. Si cowok blacksweet yang punya sejuta penggemar. Yang terkadang,aku
pusing sendiri ngeliat cewek-cewek yang ngejarin dia. Pada dating ke aku,untuk
cari berita tentang dia. Seperti yang ku alami saat ini…
“Nai,luqas tu suka makan apa?”Tanya cewek manis yang sedari tadi mengintrogasiku.
“Bang luqas tu dia sukanya makan….(mikir,karna gak tau mw jawab apa. Karna belum kenal lama dengan luqas.)”
“makan apa nai??”
“oh,dia tu suka banget makan bakso. Iya,dia suka makan bakso. J”
“eum…,kalau coklat. Dia suka gak?”
“suka…,siapa sich di dunia ini yang gak suka coklat Din?”
“hemm,iya juga sich”
“emangnya kenapa,din? Kog nanya-nanya tentang bang lucas?(pura-pura begok)”
“oh..,gak apa-apa kog. Cuma pengen Tanya aja..”katanya sambil menyedot minuman ringan yang ada di depanya.
“Nai,luqas tu suka makan apa?”Tanya cewek manis yang sedari tadi mengintrogasiku.
“Bang luqas tu dia sukanya makan….(mikir,karna gak tau mw jawab apa. Karna belum kenal lama dengan luqas.)”
“makan apa nai??”
“oh,dia tu suka banget makan bakso. Iya,dia suka makan bakso. J”
“eum…,kalau coklat. Dia suka gak?”
“suka…,siapa sich di dunia ini yang gak suka coklat Din?”
“hemm,iya juga sich”
“emangnya kenapa,din? Kog nanya-nanya tentang bang lucas?(pura-pura begok)”
“oh..,gak apa-apa kog. Cuma pengen Tanya aja..”katanya sambil menyedot minuman ringan yang ada di depanya.
Sampai kapankah kita,akan bersama….(Ringtone !!!!)
“hallo..,ada apa yak??”
“nai,kamu dimana?”
“aku lagi dikantin nech,bareng Dini. Ada apa?”
“iikh,kamu kesini lah. Aku suntuk dikelas sendirian.”
“kan ada Indah sama Yuni..”
“ikh,gak mau aku. Aku mau sama kamu nai,udahlah. Buruan kesini.”
“yaudah dech..,aku kesana.”
“hallo..,ada apa yak??”
“nai,kamu dimana?”
“aku lagi dikantin nech,bareng Dini. Ada apa?”
“iikh,kamu kesini lah. Aku suntuk dikelas sendirian.”
“kan ada Indah sama Yuni..”
“ikh,gak mau aku. Aku mau sama kamu nai,udahlah. Buruan kesini.”
“yaudah dech..,aku kesana.”
Tiba-tiba Dini Tanya ke aku. Sapa yang nelpon tadi.
“sapa nai?”
“oh,ini si Tya. Aku cabut ya. Ntar dia ngamuk lagi. J”dengan hati lega dan bahagia.
“yaudah dech. Salam dengan luqas ya… J”
“Eum,iya iya. Seeeep !!! bye…”
***
Tiba di kelas…
Bruuuukkkk !!!!
“aduh…,sakit lah…”
“sorry nai,sorry banget aku gak sengaja..”
“eum,udah akh. Lebay ..”
Semua anak kelas pada ngeliat aku dan Adam. Tapi aku mencoba untuk biasa aja. Dan tidak terlihat grogi..
“Naira………..”sambut tya dari bangkunya.
“ada apa sich,tya?”
“gak apa-apa,aku gak ada temen disini.”
“oooooh,gitu aja. By the way,tukang fruity gak jualan fruity??hahahaha”aku ketawa nyindir.
“iikh,resek kamu. Ngejek aja kerjanya… L”
“kog ngejek?? Kan aku Tanya..”
“ngejek itu namanya…”
“sapa nai?”
“oh,ini si Tya. Aku cabut ya. Ntar dia ngamuk lagi. J”dengan hati lega dan bahagia.
“yaudah dech. Salam dengan luqas ya… J”
“Eum,iya iya. Seeeep !!! bye…”
***
Tiba di kelas…
Bruuuukkkk !!!!
“aduh…,sakit lah…”
“sorry nai,sorry banget aku gak sengaja..”
“eum,udah akh. Lebay ..”
Semua anak kelas pada ngeliat aku dan Adam. Tapi aku mencoba untuk biasa aja. Dan tidak terlihat grogi..
“Naira………..”sambut tya dari bangkunya.
“ada apa sich,tya?”
“gak apa-apa,aku gak ada temen disini.”
“oooooh,gitu aja. By the way,tukang fruity gak jualan fruity??hahahaha”aku ketawa nyindir.
“iikh,resek kamu. Ngejek aja kerjanya… L”
“kog ngejek?? Kan aku Tanya..”
“ngejek itu namanya…”
Aku pun menertawakan tya …
tak lama,bel masuk ppun berbunyi. Dan guru less terakhir pun masuk. Pelajaran bahasa inggris. Pelajaran yang cukup ku gemari. Pelajaran pun dimulai.
tak lama,bel masuk ppun berbunyi. Dan guru less terakhir pun masuk. Pelajaran bahasa inggris. Pelajaran yang cukup ku gemari. Pelajaran pun dimulai.
“okey,hari ini kita melanjutkan praktek dari hari
selasa kemaren. Siapa lagi yang mau maju?”kata guru bahasa inggris yang duduk
tak jauh dari kursi duduk aku.
“Eum,emangnya disuru ngapain Ma’am(sebutan untuk panggilan guru bahasa inggris.)”
“buat procedure text,nai.”
“ouh,ya ya ya.”
“Eum,emangnya disuru ngapain Ma’am(sebutan untuk panggilan guru bahasa inggris.)”
“buat procedure text,nai.”
“ouh,ya ya ya.”
Aku pun membuat procedure text yang akan aku tampilkan
ke depan. Tak butuh waktu yang lama,aku selesai membuat tugasnya. Aku pun
langsung maju kedepan meja guru
.“kamu mau buat apa nai?”“Capucino.ma’am..”
“oh,ya udah..”
.“kamu mau buat apa nai?”“Capucino.ma’am..”
“oh,ya udah..”
Disaat ku ingin memulai,tiba-tiba ma’am bertanya
sesuatu pada temanku yang duduk di depan meja guru.
“eny,Shinta dengan Andre pacaran ya?”
“gak tau,ma’am.”eny mencoba menutupinya.
“iya,ma’am.”aku pun menjawabnya.
“kog tau pula kamu,orang itu pacaran?”
“tau lah ma’am..hehehe”
“kata eny aja enggak.”
“dia tu mau nutup-nutupin ma’am,namanya juga temennya.”aku pun menjawabnya dengan cengengesan.
“iya ma’am,kalau Naira kan dengan Adam. Tau gak ma’am,seharian mereka berduan terus.
”Ma’am hanya tersenyum-senyum. Dan aku mencoba untuk menampik gossip miring itu.hehehe
“gak ma’am,serius. Swear,gak ada itu. Tu bohong,akal-akalan eny aja itu.”
“iya emang ma’am. Less sejarah,berdua di kursi sana.(sambil menunjuk kearah kursi yang dimaksudnya) less ekonomi,duduk di kursi aku ma’am. Mesra kali orang itu berdua ma’am.”eny mengatakannya dengan penuh semangat
.“Pantesan dari tadi ma’am perhatikan matanya Adam tajam kali memperhatikannya.”ma’am pun ikut-ikutan ngawur. Sambil senyum-senyum.
“gak lho ma’am.(sekilas aku lihat kea rah adam. Kebetulan emang dia lagi ngeliatin)”
“Emang kenapa sich naira? Iya juga gak apa-apa kog. Ma’am gak marah..”
“haaa? Ish,gara-gara eny nech..”aku pun memukulin eny.
“udah lah,hey Naira.”
“ish,ma’am..”
Aku pun kembali ke
kursi tempat aku duduk. Dengan muka yang mungkin agak merah,karna malu dengan.
Karna ulah eny…“eny,Shinta dengan Andre pacaran ya?”
“gak tau,ma’am.”eny mencoba menutupinya.
“iya,ma’am.”aku pun menjawabnya.
“kog tau pula kamu,orang itu pacaran?”
“tau lah ma’am..hehehe”
“kata eny aja enggak.”
“dia tu mau nutup-nutupin ma’am,namanya juga temennya.”aku pun menjawabnya dengan cengengesan.
“iya ma’am,kalau Naira kan dengan Adam. Tau gak ma’am,seharian mereka berduan terus.
”Ma’am hanya tersenyum-senyum. Dan aku mencoba untuk menampik gossip miring itu.hehehe
“gak ma’am,serius. Swear,gak ada itu. Tu bohong,akal-akalan eny aja itu.”
“iya emang ma’am. Less sejarah,berdua di kursi sana.(sambil menunjuk kearah kursi yang dimaksudnya) less ekonomi,duduk di kursi aku ma’am. Mesra kali orang itu berdua ma’am.”eny mengatakannya dengan penuh semangat
.“Pantesan dari tadi ma’am perhatikan matanya Adam tajam kali memperhatikannya.”ma’am pun ikut-ikutan ngawur. Sambil senyum-senyum.
“gak lho ma’am.(sekilas aku lihat kea rah adam. Kebetulan emang dia lagi ngeliatin)”
“Emang kenapa sich naira? Iya juga gak apa-apa kog. Ma’am gak marah..”
“haaa? Ish,gara-gara eny nech..”aku pun memukulin eny.
“udah lah,hey Naira.”
“ish,ma’am..”
Itulah cerita remajaku…
Penuh dengan cinta,canda,juga persahabatan…
mungkin sama dengan kisah cinta remaja lain. Tapi aku yakin, aku berbeda..
Komentar
Posting Komentar