Langsung ke konten utama

Close



       Dari perkenalan kemarin, aku mulai menaruh harapan kecil padamu. Namun tak terlalu, karna disaat awal kita berkenalan. Aku bermaksud untuk melupakan seseorang yang seharusnya aku lupakan. Harapanku padamu berawal hany sekedar teman dekat, yang ingin slalu bertukar pikiran denganku.
       Lambat laun, waktu berjalan sesuai porosnya. Angin bertiup sesuai inginnya. Dan kaki melangkah sesuai harapnya. Kau berharap ini hal yang lebih dari sekedar itu. Sayangnya, aku tak bisa menyanggupi. Aku masih menyimpan seseorang yang harusnya aku lupakan itu. Dan aku pikir, kau tak bisa menerimanya.
       Lama kelamaan aku semakin melihat jarak yang awalnya terlalu dekat, sekarang menjadi terlalu renggang. Tapi sial, disaat rasa kerenggangan itu hadir. Rasaku yang waktu itu kau harapkan, hadir. Aku berpikir ini belum terlambat. Aku masih ada harapan.
       Aku tetap menghubungi melalui akun twittermu. Karna semenjak kerenggangan itu hadir, nomer handphonemu tak lagi kau berikan padaku. Dan disaat aku minta, kau lebih memilih untuk berkata “hubungi dari mention aja. pasti aku balas. Handphoneku sekarang jarang aktif, dan pulsaku jarang ada”. Aku pun mengiyakan ungkapanmu. Aku selalu menghungimu lewat akun twittermu. Setiap rasa penasaranku tentangmu, aku lalui dengan mengirim pesan lewat twitter atau mention kepadamu.
       Pernah aku meminta lagi nomer handphonemu dari akun twittermu. Tapi jawabmu tetap sama seperti yang kemarin. Sekarang aku merasa kerenggangan itu semakin jelas. Tapi hatiku tetap memilih bertahan. Aku tetap merasa kesempatan itu masih ada. Sampai sekarang kau tlah bersamanya pun, aku tetap merasakan kalau kesempatan itu masih ada.



Close enough to see it’s true,
 Close enough to trust in you,
Closer now than any words can say

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hey Ers💛

Aku benci setiap kali harus pulang setelah perjalanan panjang yang kita lalui bersama Aku benci sore Aku benci waktu yang berlalu begitu cepat ketika kita sedang bersama Bby, ingin ku sederhana. Harapku tak muluk muluk. Aku telah ingin pulang bersamamu Hidup di satu ruang yang sama Mencintaimu dengan utuh Tanpa jeda Spasi Atau pun jarak. Ku harap sang pencipta rasa yang ada di dada kita sekarang. Akan mendengarnya. Lalu menyegerakan kita untuk segera bersama. Dengan halal. Sayangmu ini, selalu menyayangimu bby. 💋

Hai... Raion

Hai, raion. Kamu apa kabar? Ku harap, kabarmu baik. Walau tak pernah dapat ku pastikan bagaimana kabarmu sebenarnya disetiap harinya. Kamu masih ingat, enggak? Waktu pertama kali kita saling mengenal, ataupun waktu pertama kali social media kita saling bertaut. Raion… Kalau aku boleh jujur. Dari awal kita saling mengenal. Ada hal berbeda yang aku rasakan yang sebelumnya belum pernah aku rasakan di orang lain. Walau sampai saat ini pun aku belum mengetahui hal itu apa. Dulu, sebelum kita akhirnya berkenalan. Disaat hubungan kita masih hanya sekedar social media yang bertautan. Aku suka mempehatikanmu. Melihat feed Instagram-mu, instastory-mu, yang walau terkadang tidak ada pergerakan apa-apa. Terkadang iseng sembari menggeser kursor keatas-bawah saat melihat feedmu. Bibirku bersholawat. Aku merasa kamu cukup mengagumkan, raion. Kalau aku tidak salah mengingat. Interaksi awal kita adalah disaat aku terkena musibah pertengahan tahun lalu. Kamu, mencoba menguatkan aku dan menberik...

Friend Never End

            Taukan, sekarang bulan berapa? Dan waktu kita untuk bernafas diudara yang sama tak lagi lama. Dua tahun diatap yang sama selama 6jam itu bukan waktu yang singkat. Udah pasti banyak suka dan dukanya. Banyak tengkar dan tertawanya. Ada nangisnya juga. Marah-marahan. Udah deh.. gak perlu dijelasin panjang lebar. Kita yang sering disebut-sebut guru sebagai kelas unggulan, karna kita hidup dikelas IPA1. Dan sering juga kita juluki GEOMETRIS, terdiri dari 31 orang yang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Ada 7 orang cowok ganteng dan 24 cewek manis.             Kehidupan bersama kita berawal pada bulan Juli 2012. Pada awal masuk kkelas itu. Kita semua belum saling kenal. Belum saling akrab. Cuma sekedar tau nama panggilan masing-masing. Ada salah satu teman cewek kita dikelas itu yang agak menonjol. Anaknya cantik, tapi rada tomboy, suka nyeplos...