Langsung ke konten utama

Hilang 4




“hai gadis… pagi ini kamu manis banget. Bahkan kalah manis dengan secangkir the yang ku minum pagi tadi..”
“(aku tersenyum hambar. Salah tingkah dan bingung) thanks aldo. Please, jangan panggil aku gadis ya. Panggil dita aja ya..”
“okey.. it’s okey. By the way, kamu udah ada yang punya belum?”
Amie pun menyambar dan memotong pembicaraan kami.
“morning semuanya.. pagi yang cerah ya
J
“morning amie…”ucap aldo dengan manisnya.
“hai, kamu do. Pagi – pagi gini udah nyampe? Jarang banget ada cowok yang kayak kamu. Setau aku sich, Cuma satu orang.. itu tu… si  Bintang Perdana Syahputra.. si kapten sepak bola sekaligus…pacar sahabat aku ini.. Qadita Andity”

            Pandangan aldo seketika berubah. Matanya tidak berbinar seperti tadi awal dia menyapaku. Ada apa dengan cowok satu ini? Dari awal kehadirannya aku udah merasa aneh banget. Tingkah dan sikapnya itu. Seperti ada hal yang berbeda dengannya. Tapi aku gak tau kenapa. Siapa dia sebernarnya,ya? Aku kog jadi penasaran gini ya. Hmm, mungkin aku akan coba cari tau. Tapi gimana caranya aku dapat info tentang cowok saiko ini?
***
Siang ini aku pulang sendirian, karna amie harus pergi ngerjakan tugas kelompoknya dan bintang harus latihan basket buat pertandingan bulan depan. Mau gak mau, aku harus pulang sendirian deh. Udah takdir dan kadung nasib hidup aku hari ini. Sewaktu kakiku baru aja melangkah keluar gerbang sekolah, tiba-tiba terdengar suara klakson motor menyapaku dari belakang. Aku pun memberhentikan langkahku. saat aku melihat kearah suara itu, Ternyata itu aldo. Dia pun menyapaku dan mengajakku untuk pulang bareng. Dan aku pun menerimanya. Dari pada harus pulang sendirian dan panas-panasan, aku pikir lebih baik aku  terima tawarannya.
“tumben kamu pulang sendirian,dita? Sahabat dengan pacar kamu mana?”
“sahabat aku lagi pergi kerja kelompok…”aldo memotong bicaraku. “dan pacar kamu selingkuh?”
“apa ?? selingkuh… jangan ngarang ya, dia lagi latihan basket untuk pertandingan dia bulan depan. Jadi kemungkinan aku bakalan pulang ssendirian terus deh selama sebulan ini.”aku pun meyakinkannya.
“yakin tu? Ntar dia jalan sama cewek lain,gak? Karna dia bosen sama kamu yang bawel banget”
“apaan sih..”aku pun mulai kesal..
“hehehe By the way, kalau sebulan kedepan kamu terus pulang sendirian. Aku bisa dong nganterin kamu pulang terus…?”
“boleh-boleh aja sih… tapi gratis haha”
“untuk kamu apa sih yang enggak, gadis…”
“hmm, terserah deh ya.”aku pun terpikir untuk sekalian mengaetahui siapa sebenarnya aldo.
“kita makan siang dulu yuk.. aku laper, skali-skali aku traktir kamu makan juga..”
“yaudah deh.. aku ngikut aja dibelakang..”
            Sepanjang perjalanan, sikap aldo beda. Gak kayak biasanya, ada hal-hal aneh yang semakin muncul. Yang membuat aku semakin penasaran sama dia. Ada hal-hal yang tidak asing yang aku lihat dari dia. Tapi aku gak tau apa. Tingkahnya, sikapnya, tawa dan candanya. Aku seperti tlah mengenalnya, tapi kapan? Dan dimana? Masa’ iya aku sebodoh itu? Melupakan orang-orang yang pernah aku kenal sebelumnya?? Apa dia temen TK aku kali ya? Makanya aku lupa,hehe.. Sikap dia pun tidak janggal meras di dekatku. Seolah kami tlah kenal lama. Saat dia menatap aku, merangkul aku dan menuntun jalanku. Atau mungkin dia saudara kembar aku yang diculilk orang kali ya..*udah kayak disinetron gitu*
“Hei, bawel… kog ngelamun ? Mikirin aku ya? Kenapa kog cakep banget?”
“Haaaaapa? Gak salah dengar ni hidung aku?”
“ekh,bego.. Yang ngedengerin tu telinga… TELINGA !!!”
“saking kagetnya,hidung aku ikutan…”
“hahaha ada-ada aja lawakan lu..”jawabnya sambil penarik hidungku.
“akh, biasa aja. Ekh, pulang yuk.. Aku capek banget nich.. Capek otak,pikiran,hati,fisik juga gak ketinggalan..”
“tu hidung? Gak capek juga?”
“ngg?*sambil meganggin hidung*”
“dasaaaaar, cantik-cantik kog bego gitu?”
“resek banget lu,akh.. Awas naksir ntar lu..”
“udaaaah dari kemaren lagi? Dari aku melangkah di sekolah yang nabrak lu, aku udah terpleset ke dalam hatimu…”
“haaa? Seriusan lu?”Aku pun terbengong. Gak ngerti dan gak tau harus bilang apa. Itu hidung  atau telinga aku yang dengar.
“iyaaalah.. Cuma karna kamu pacarnya bintang, aku menghargai dia aja. Aku tau kog semua tentang kamu, sebelumnya maaf.. kalau aku menyinggung perasaan kamu. Kamu itu mantannya Andreas aditya,kan ? aku ini Sepupu dia..”
“(aku kaget, speechless, gak ngerti sama semua ini)”
“dia sering cerita banyak tentang kamu, sebelum dia pergi jauh. Dia suka curhat ke aku, gimana sifat manja kamu. Lucunya kamu dan ngemesinnya kamu. Dia juga bilang ,terkadang kamu terlihat seolah-olah kamu adalah orang yang paling dewasa. Tapi terkadang juga, kamu terlihat seperti orang yang paling anak-anak. Hal itu yang buat kamu lain dan beda dari cewek-cewek lainnya. Kamu itu special.. aku mencintaimu,karna Andre.. tapi, sejak aku tau kamu udah ada yang jagain, aku udah tenang kog..”
“aldo… kamu…”aku pun menggenggam tangan aldo. “maafin aku,al.. aku udah punya bintang, aku cinta dan sayang sama bintang.. cinta itu bukan barang yang bisa seenaknya aja kita letakkan dimana pun.. cinta itu juga pun sungai yang bisa mengalir bebas untuk semua orang. Tapi cinta itu seperti kupu-kupu, yang hanya bisa hinggap di kembang-kembang tertentu.  Dan cinta itu, butuh waktu untuk bisa kita rasakan..”saat air mata ini terus mengalir deras. Aldo pun hanya diam. “aldo..,please.. jangan siksa aku kayak gini..”saat aku ingin lari dan melepas genggamanku dari tangan aldo. Aldo pun menarik tanganku,dan tubuhku pun berhambur didalam pelukkannya.
“aku gak pernah bermaksud untuk menyiksa kamu. Tapi cinta ini yang datang dengan sendirinya, apa aku harus menyalahkan hatiku yang telah mencintaimmu tanpa seizinmu dan inginmu? Cinta ini memang egois..”
“(aku melepaskan pelukkan aldo) maaf”aku pun lari meninggalkan aldo. Aku nggak mau memperkeruh suasana yang ada. Aku bingung, aku gak tau harus kemana dan gimana..

            Dibawah rintikan hujan yang deras ini, aku harap aku bisa menemukan siapa cintaku yang sebenarnya. Aku takut menyakiti, aku pun tak yang ingin ada yang terluka. Aku mencoba berlari kemana pun, cinta itu tetap disini. Di dekatku, didalam hatiku. Dia akan slalu ada disini. Apakahini yang namanya cinta.. Satu hal yang akan slalu aku yakini, bila cinta itu anugrah terindah yang pernah aku dapatkan… 

TAMAT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hey Ers💛

Aku benci setiap kali harus pulang setelah perjalanan panjang yang kita lalui bersama Aku benci sore Aku benci waktu yang berlalu begitu cepat ketika kita sedang bersama Bby, ingin ku sederhana. Harapku tak muluk muluk. Aku telah ingin pulang bersamamu Hidup di satu ruang yang sama Mencintaimu dengan utuh Tanpa jeda Spasi Atau pun jarak. Ku harap sang pencipta rasa yang ada di dada kita sekarang. Akan mendengarnya. Lalu menyegerakan kita untuk segera bersama. Dengan halal. Sayangmu ini, selalu menyayangimu bby. 💋

Hai... Raion

Hai, raion. Kamu apa kabar? Ku harap, kabarmu baik. Walau tak pernah dapat ku pastikan bagaimana kabarmu sebenarnya disetiap harinya. Kamu masih ingat, enggak? Waktu pertama kali kita saling mengenal, ataupun waktu pertama kali social media kita saling bertaut. Raion… Kalau aku boleh jujur. Dari awal kita saling mengenal. Ada hal berbeda yang aku rasakan yang sebelumnya belum pernah aku rasakan di orang lain. Walau sampai saat ini pun aku belum mengetahui hal itu apa. Dulu, sebelum kita akhirnya berkenalan. Disaat hubungan kita masih hanya sekedar social media yang bertautan. Aku suka mempehatikanmu. Melihat feed Instagram-mu, instastory-mu, yang walau terkadang tidak ada pergerakan apa-apa. Terkadang iseng sembari menggeser kursor keatas-bawah saat melihat feedmu. Bibirku bersholawat. Aku merasa kamu cukup mengagumkan, raion. Kalau aku tidak salah mengingat. Interaksi awal kita adalah disaat aku terkena musibah pertengahan tahun lalu. Kamu, mencoba menguatkan aku dan menberik...

Friend Never End

            Taukan, sekarang bulan berapa? Dan waktu kita untuk bernafas diudara yang sama tak lagi lama. Dua tahun diatap yang sama selama 6jam itu bukan waktu yang singkat. Udah pasti banyak suka dan dukanya. Banyak tengkar dan tertawanya. Ada nangisnya juga. Marah-marahan. Udah deh.. gak perlu dijelasin panjang lebar. Kita yang sering disebut-sebut guru sebagai kelas unggulan, karna kita hidup dikelas IPA1. Dan sering juga kita juluki GEOMETRIS, terdiri dari 31 orang yang memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda. Ada 7 orang cowok ganteng dan 24 cewek manis.             Kehidupan bersama kita berawal pada bulan Juli 2012. Pada awal masuk kkelas itu. Kita semua belum saling kenal. Belum saling akrab. Cuma sekedar tau nama panggilan masing-masing. Ada salah satu teman cewek kita dikelas itu yang agak menonjol. Anaknya cantik, tapi rada tomboy, suka nyeplos...