Langsung ke konten utama

Postingan

Hey Ers💛

Aku benci setiap kali harus pulang setelah perjalanan panjang yang kita lalui bersama Aku benci sore Aku benci waktu yang berlalu begitu cepat ketika kita sedang bersama Bby, ingin ku sederhana. Harapku tak muluk muluk. Aku telah ingin pulang bersamamu Hidup di satu ruang yang sama Mencintaimu dengan utuh Tanpa jeda Spasi Atau pun jarak. Ku harap sang pencipta rasa yang ada di dada kita sekarang. Akan mendengarnya. Lalu menyegerakan kita untuk segera bersama. Dengan halal. Sayangmu ini, selalu menyayangimu bby. 💋
Postingan terbaru

Hai... Raion

Hai, raion. Kamu apa kabar? Ku harap, kabarmu baik. Walau tak pernah dapat ku pastikan bagaimana kabarmu sebenarnya disetiap harinya. Kamu masih ingat, enggak? Waktu pertama kali kita saling mengenal, ataupun waktu pertama kali social media kita saling bertaut. Raion… Kalau aku boleh jujur. Dari awal kita saling mengenal. Ada hal berbeda yang aku rasakan yang sebelumnya belum pernah aku rasakan di orang lain. Walau sampai saat ini pun aku belum mengetahui hal itu apa. Dulu, sebelum kita akhirnya berkenalan. Disaat hubungan kita masih hanya sekedar social media yang bertautan. Aku suka mempehatikanmu. Melihat feed Instagram-mu, instastory-mu, yang walau terkadang tidak ada pergerakan apa-apa. Terkadang iseng sembari menggeser kursor keatas-bawah saat melihat feedmu. Bibirku bersholawat. Aku merasa kamu cukup mengagumkan, raion. Kalau aku tidak salah mengingat. Interaksi awal kita adalah disaat aku terkena musibah pertengahan tahun lalu. Kamu, mencoba menguatkan aku dan menberik...

Sampaikan Sayangku Untuk Dia

Sampaikan Sayangku Untuk Dia                 Kamu pernah jatuh cinta? Gimana rasanya?                 ***                 Tidak terasa seminggu lebih telah berlalu. Waktu liburan panjang yang sebelumnya selalu dinanti-nantikan. Kini telah mengukir banyak kisah.  Entah itu memulai kisah, ataupun mengakhirnya. Aku, Ariana Putri. Cewek kelahiran bandung 1995. Mahasiswa Psikologi disalah satu universitas populer, sekarang telah memasuki semester 6. Selama belajar ilmu psikologi hingga ditingkat ini. Ada banyak kisah yang tanpa sengaja telah ku ukir. Salah satunya, cinta.                 Yah… cinta. Bukan lagi hal yang tabu untuk kalangan remaja sepertiku. Bahkan mungkin...

Kamuku

Kamuku. Entah kapan tepatnya detakan jantungku dipengaruhi oleh hadirmu. Frekuensinya semakin tinggi, disaat tanpa sengaja pandanganku terarah padamu. Jangan tanya lagi kapan awalnya. Karena hasil dari pertanyaan itu kelak takkan menemukan jawabnya. Tetapi kan menghasilkan hujaman yang dahsyat di jantungku karena harus terfokus untuk memikirkanmu.                 Aku pernah baca sebuah kutipan cinta “kita takkan pernah tahu kepada siapa hati ini kan memilih, tetapi kita harus tahu kepada siapa hati ini harus berjuang”. Bukankah cinta tak semudah itu untuk terkontrol?                 Kita. Kamu dan aku. Tak pernah merencanakan hadirnya rasa ini dahulu. Dan saat ini dia hadir diantara kita. Karenanya tertawa bersamamu terasa begitu menyenangkan. Karenanya berbagi denganmu merupakan sebuah kebahagiaan. Dan juga karenanya, tetesan air ...

TAKUT 3

Aku segera berlari dari kamar untuk segera membuka pintu… Dan tiba-tiba…                 “kau hanya tersenyum… aku terpikat… kau hanya berkedip… aku terpesona saat kau bicara aku tak kuasa mendengar… suaramu. Semua yang kau lakukan is magic”lelaki itu mengejutkanku. Membuatku terpesona dan terharu. Dengan petikan gitarnya yang bukanlah lagi hal yang asing buat ku. Akhirnya dia kembali.                 “Adrian…”aku memeluknya.                 “zira… kamu kenapa? Kok enggak biasanya?”                 Aku hanya menggeleng. Memeluk Adrian. Berharap dia tidak akan pernah menghilang lagi. Aku pun mencubitnya.              ...

TAKUT 2

 Maafkan aku Adrian. Aku suka berpikir yang aneh-aneh tentang kamu. Aku suka mikirin hal yang buruk ke kamu. Maaf Adrian… ***                 Hari ini aku pulang naik angkutan umum. Dengan rasa khawatir dan penasaran dengan Adrian. Hari ini aku berencana untuk datang ke studio musik Adrian. Tempat biasa dia lari dari rumah kalau lagi ada masalah. Semoga aku bisa ketemu Adrian disana.                 Jalan Cemara Nomor 19,Komplek Grand Asri. Iya. Seingat aku, ini alamat studionya. Tetapi, studionya sunyi. Enggak seperti biasanya. Namun ku beranikan diri untuk coba mendatangi studionya. Ku coba mengetuk pintunya beberapa kali. Tetap tidak ada jawab. Sampai tiba-tiba ada seorang ibu-ibu lewat dan mengagetkanku.                 “kamu ca...

TAKUT

Takut Kita gak akan pernah tahu. Kepada siapa hati ini kan meletakan cintanya. Yang ia tahu hanya hadir, tanpa diundang. Dan pergi, tanpa pamitan.                 Aku pernah begitu mencintai. Begitu mengagumi. Bahkan mungkin menggilai. Seseorang yang hadir ke dalam kehidupanku. Diawal aku mulai mencoba untuk mengenal, makna dari cinta. Namun karenanya aku terluka, aku patah. Cinta yang ku kira adalah sesuatu  yang menyenangkan, penuh keindahan, tetapi berakhir melukai. Itu cinta?                 Aku lelah. Hingga akhirnya aku enggan untuk mengenal cinta lagi. Aku takut. Aku takut untuk patah lagi. Aku terlalu lemah untuk berjuang. Dan aku terlalu bodoh untuk mencinta. Mungkin itu semua salahku. Yang selalu salah mengartikan setiap sikap seseorang di dalam kehidupanku. Enggak selalu orang yang perhatian itu cinta. Enggak selalu...