Aku segera berlari dari kamar untuk segera membuka pintu… Dan tiba-tiba… “kau hanya tersenyum… aku terpikat… kau hanya berkedip… aku terpesona saat kau bicara aku tak kuasa mendengar… suaramu. Semua yang kau lakukan is magic”lelaki itu mengejutkanku. Membuatku terpesona dan terharu. Dengan petikan gitarnya yang bukanlah lagi hal yang asing buat ku. Akhirnya dia kembali. “Adrian…”aku memeluknya. “zira… kamu kenapa? Kok enggak biasanya?” Aku hanya menggeleng. Memeluk Adrian. Berharap dia tidak akan pernah menghilang lagi. Aku pun mencubitnya. ...
Berawal dari anganku, berharap kelak kan nyata :)