Aku
bisa pastikan, nanti… waktu kaki kita mulai menapakkan langkahnya di lingkungan
kampus. Kita gak akan pernah menemukan keceriaan, solider, lucu, ketawa gembira
yang kayak di XII IPA1.
Sedihlah rasanya. Phobia kali jadi rasanya sama yang
namanya perpisahan. Gak aka nada lagi orang yang kocak kayak yani regar ya kan?
Yang kayak anak-anak layaknya rina. Yang layas sok ganteng kayak dede. Yang selalu
ngaku adeks kayak minda. Yang tinggi jangkung kayak rizki. Yang behel mania
kayak putriani, rini, dan fairuz. Yang kadang tegas kayak bagus. Yang pendiam
badai kayak suriyani Fatimah. Banyak kali lah… nyesek jadinya…
Yang gilak minta maaf kayak rere. Yang comek kayak faris
baba. Yang manggil faris baba comek kayak puput.Yang rada menclek kayak mahdi. Yang ceplas ceplos kayak debby ayu. Yang selalu
asik bicara kayak icut. Yang suka nyomot makanan orang kayak ocha. Yang rada
narsis kayak manda. Intinya setiap orang, punya kenangan masing masing di diri
kita kan? Yang belum tentu orang lain rasakan.
Yang jelas. Kita, XII IPA1. Akan tetap selalu bersatu. Walau
udara yang kita hirup nanti tak akan lagi sama rasanya. Teriknya matahari tak
akn sehangat kebersamaan kita. Dan indahnya pelangi, kalah indahnya dengan
setiap perbedaan yang kita punya J
Waktu Praktikum Kimia di Lab. Kimia
waktu iseng-iseng lagi nyantai di kelas
Waktu di Lab.Multimedia pas pelajaran bahasa jepang
Layaknya bintang yang bersinar cerah
dilangit malam yang gelap,
walau tak selalu hadir,
setiap orang tetap meyakini kalau bintang
selalu ada.
Jadi, nanti kita juga gitu ya.
Akan tetap selalu ada.







Komentar
Posting Komentar