Langsung ke konten utama

Friend Never End(Lagi)

              Aku bisa pastikan, nanti… waktu kaki kita mulai menapakkan langkahnya di lingkungan kampus. Kita gak akan pernah menemukan keceriaan, solider, lucu, ketawa gembira yang kayak di XII IPA1.
          Sedihlah rasanya. Phobia kali jadi rasanya sama yang namanya perpisahan. Gak aka nada lagi orang yang kocak kayak yani regar ya kan? Yang kayak anak-anak layaknya rina. Yang layas sok ganteng kayak dede. Yang selalu ngaku adeks kayak minda. Yang tinggi jangkung kayak rizki. Yang behel mania kayak putriani, rini, dan fairuz. Yang kadang tegas kayak bagus. Yang pendiam badai kayak suriyani Fatimah. Banyak kali lah… nyesek jadinya…
          Yang gilak minta maaf kayak rere. Yang comek kayak faris baba. Yang manggil faris baba comek kayak puput.Yang rada menclek kayak mahdi. Yang ceplas ceplos kayak debby ayu. Yang selalu asik bicara kayak icut. Yang suka nyomot makanan orang kayak ocha. Yang rada narsis kayak manda. Intinya setiap orang, punya kenangan masing masing di diri kita kan? Yang belum tentu orang lain rasakan.

          Yang jelas. Kita, XII IPA1. Akan tetap selalu bersatu. Walau udara yang kita hirup nanti tak akan lagi sama rasanya. Teriknya matahari tak akn sehangat kebersamaan kita. Dan indahnya pelangi, kalah indahnya dengan setiap perbedaan yang kita punya J

Waktu Praktikum Kimia di Lab. Kimia





waktu iseng-iseng lagi nyantai di kelas









Waktu di Lab.Multimedia pas pelajaran bahasa jepang 



Layaknya bintang yang bersinar cerah dilangit malam yang gelap, 
walau tak selalu hadir, 
setiap orang tetap meyakini kalau bintang selalu ada. 
Jadi, nanti kita juga gitu ya. 
Akan tetap selalu ada.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hey Ers💛

Aku benci setiap kali harus pulang setelah perjalanan panjang yang kita lalui bersama Aku benci sore Aku benci waktu yang berlalu begitu cepat ketika kita sedang bersama Bby, ingin ku sederhana. Harapku tak muluk muluk. Aku telah ingin pulang bersamamu Hidup di satu ruang yang sama Mencintaimu dengan utuh Tanpa jeda Spasi Atau pun jarak. Ku harap sang pencipta rasa yang ada di dada kita sekarang. Akan mendengarnya. Lalu menyegerakan kita untuk segera bersama. Dengan halal. Sayangmu ini, selalu menyayangimu bby. 💋

Hai... Raion

Hai, raion. Kamu apa kabar? Ku harap, kabarmu baik. Walau tak pernah dapat ku pastikan bagaimana kabarmu sebenarnya disetiap harinya. Kamu masih ingat, enggak? Waktu pertama kali kita saling mengenal, ataupun waktu pertama kali social media kita saling bertaut. Raion… Kalau aku boleh jujur. Dari awal kita saling mengenal. Ada hal berbeda yang aku rasakan yang sebelumnya belum pernah aku rasakan di orang lain. Walau sampai saat ini pun aku belum mengetahui hal itu apa. Dulu, sebelum kita akhirnya berkenalan. Disaat hubungan kita masih hanya sekedar social media yang bertautan. Aku suka mempehatikanmu. Melihat feed Instagram-mu, instastory-mu, yang walau terkadang tidak ada pergerakan apa-apa. Terkadang iseng sembari menggeser kursor keatas-bawah saat melihat feedmu. Bibirku bersholawat. Aku merasa kamu cukup mengagumkan, raion. Kalau aku tidak salah mengingat. Interaksi awal kita adalah disaat aku terkena musibah pertengahan tahun lalu. Kamu, mencoba menguatkan aku dan menberik...

Sampaikan Sayangku Untuk Dia

Sampaikan Sayangku Untuk Dia                 Kamu pernah jatuh cinta? Gimana rasanya?                 ***                 Tidak terasa seminggu lebih telah berlalu. Waktu liburan panjang yang sebelumnya selalu dinanti-nantikan. Kini telah mengukir banyak kisah.  Entah itu memulai kisah, ataupun mengakhirnya. Aku, Ariana Putri. Cewek kelahiran bandung 1995. Mahasiswa Psikologi disalah satu universitas populer, sekarang telah memasuki semester 6. Selama belajar ilmu psikologi hingga ditingkat ini. Ada banyak kisah yang tanpa sengaja telah ku ukir. Salah satunya, cinta.                 Yah… cinta. Bukan lagi hal yang tabu untuk kalangan remaja sepertiku. Bahkan mungkin...